Minggu, 30 Maret 2014
Muhasabah
Aku tak tau apa yang akan terjadi esok hari. Apakah masih dapat ku hirup udara yang bersih dan menenangkan, apakah masih bisa ku rasakan belaian angin yang datang dengan tiba-tiba, apakah masih dapat ku lihat cerahnya mentari pagi yang menyilaukan, atau kerlip bintang ditengah gelapnya langit malam. Ah, aku memang hanya seorang insan yang naif. Insan yang berlumur dosa, yang seringkali lalai dengan amanah dakwah atau perintahmu lainnya, yang terkadangmudahterhasut oleh bujuk rayu setan yang memperdayaku. Entah sudah berapa banyak waktu yang ku buang sia-sia, entah sudah berapa banyak tinta hitam ku tumpahkan dalam kanvas kehidupan ini. Aku malu pada-Mu Ya Rabb. Engkau yg selalu saja mau menerima sujud hambamu yang kotor ini. Ampuni hamba-Mu ini Ya Rabb, hamba yang tak berdaya dan tak tau apa-apa, dan kiranya tunjukkanlah diri ini ke dalam cahayamu, dan berikanlah keistiqamahan dalam jalan tersebut, jalan yg akan membuatku sampai di jannahmu, meski hanya di surga terakhir, karena aku sadar sekali bahwa surga firdaus tidaklah layak bagiku. aku hanya berharap terhindar dari pedihnya azabmu, panasnya nar dan kesengsaraan didalam neraka. Hanya itu Ya Rabb, karena aku bukanlah siapa-siapa. Hanya seorang hamba yang sungguh lalai.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar