Aku tersenyum bukan berarti aku selalu bahagia, aku tertawa bukan berarti semuanya menyenangkan, aku terlihat tegar bukan berarti semuanya ringan. Semua itu hanyalah caraku untuk tidak menunjukkan kerapuhanku, semua itu hanyalah tameng yang terkadang sangat sulit untuk dipakai. Mungkin sebagian orang mengatakannya sebagai kemunafikan. Entahlah, aku tak peduli semua itu. Aku hanya ingin tameng kecerian itu dapat menular ke wajahku yang sebenarnya, atau setidaknya itu dapat mengusir semua kesedihan yang bersarang dalam diri ini...
Ketahuilah, aku tak sekedar apa yang terlihat atau terindra oleh mata dan telinga, aku adalah satu kesatuan dari apa yang tak terlihat dan apa yang terlihat. Aku sama seperti manusia lainnya pernah tersenyum indah dengan tulus atau menangis keras sejadi-jadinya. Tapi aku mencoba menyembunyikan semua itu, aku tak ingin seorangpun tau bahwa aku menangis, bahwa aku kecewa. Biarlah hujan turun dengan sederas-derasnya, agar aku bisa menangis sejadi-jadinya tanpa diketahui oleh orang lain. Bukan karena pengecut atau lainnya, aku tak ingin menambah bban hidup orang lain ketika kesedihan itu kubagi dengan mereka karena ku tau mereka pun mempunyai masalah, sama sepertiku bahkan mungkin menghadapi masalah yang lebih besar dariku. Cukuplah aku menyadari bahwa hidup ini takkan pernah sepi dari ujian, Biarlah aku merenungi semuanya untuk menerka-nerka dan mencari secercah cahaya tuk sinari jalan ini. Biarlah aku memahami bahwasanya tak ada seorangpun yang akan selalu ada untuk kita, bahwasanya tak akan ada kebahagian yang abadi dan bahwasanya tak ada kesedihan yang abadi pula. Semuanya diciptakan berpasang-pasangan oleh Allah. Pasangan kesedihan adlah kebahagian.Semuanya tercipta dalam kadar yang seimbang. Hanya saja ketika kesedihan menghampiri kita terkadang terlalu banyak bekeluh kesah sehingga semua terasa begitu berat sedangkan ketika bahagia datang, kita terkadang lupa untuk berucap syukur padanya. Jernihkan pikiranmu, bersihkan hatimu percayailah firman-Nya yang tak pernah salah "Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan"\Janganlah bersedih terlalu lama, karena yakinlah dibalik kesediahn itu akan ada kebahagian. Begitupun sebaliknya janganlah berbahagia terlalu lama, persiapkan dirimu bahwa maslah akan segera datang kembali untuk memberimu pelajaran dan menempa diri menjadi dewasa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar